Sunday, December 4, 2016

Rempongnya Daftar Sekolah di Jerman



Syukur kepada Tuhan YME, sampailah saya di negeri sosis di salah satu bagian uni Eropa. Perjuangan apa saja sih yang sudah saya lewati sampai akhirnya berhasil mendarat di antah berantah Jerman bagian Timur ini? Ceileh perjuangan…Apa kabar pahlawan kalo saya disebut berjuang... :p

Seperti yang kita tahu, mendaftar sekolah apalagi di luar negeri memang butuh persiapan dan proses registrasi yang panjang. Saya sempat lumayan sakit kepala saat mengurus visa Jerman 3 bulan terakhir ini. Mari kita cek satu-persatu langkah-langkah mendaftar sekolah di Jerman!

1. Cari program studi
Buka website www.daad.de, pilih international program dan mulailah memfilter program studi yang kamu inginkan, mulai dari jurusan, bachelor/master, bahasa pengantar (Jerman/Inggris), sampai biaya per semester.

2. Siapkan berkas-berkas
Setelah tahu ingin mendaftar di universitas dan jurusan apa yang paling sesuai dengan keinginanmu, cari tahu deadline dan berkas-berkas apa saja yang dibutuhkan untuk mendaftar. Untuk program master biasanya butuh sertifikat IELTS min.5.5 atau TOEFL (lupa minimal berapa), motivation letter, portfolio (khusus untuk jurusan desain), dan surat rekomendasi dari dosen atau HRD kantor lama. Untuk S1, akan saya bahas di postingan yang terpisah J

3. Kirim aplikasi
Untuk mendaftar kuliah di Jerman, kita harus mengirimkan aplikasi fisik via pos, tidak bisa via email kecuali universitas tertentu yang biaya kuliahnya mahal biasanya memperbolehkan kita mengirimkan berkas via email. Mengirim dokumen ke Jerman bisa menggunakan jasa Pos Indonesia, cuma 90.000 Rupiah saja. Uhuy..

4. Urus visa
Setelah menunggu 2 bulan, biasanya kita mendapat email dari universitas bahwa kita diterima di universitas tersebut. Yeiiiy…selamat ya…silakan membalas email tersebut dan mempersiapkan kebutuhan untuk visa pelajar. Silakan cek persyaratan visa di website kedutaan Jerman di Jakarta.

5. Buat Blocked Account!
Perlu diingat, blocked account Jerman harus dibuat sebagai syarat tahun pertama kuliah di Jerman. Silakan ke website Deutsche Bank Jerman dan mengisi formulir blocked account lalu membawa formulirnya ke kedutaan Jerman dan dilegalisir di kedutaan, setelah dilegalisir, langsung kirim ke Deutsche Bank Jerman via pos. 2 minggu setelah mengirim berkas ke Jerman, kita akan mendapatkan email bahwa akun sudah dibuka. Sekarang kita tinggal ke bank terdekat untuk mentransfer 8640 euro ke akun baru kita. Setelah 3-4 hari, kita akan mendapatkan email bahwa uang sudah masuk ke rekening kita dan bukti inilah yang akan kita bawa saat appointment visa sebagai syarat mutlak. (Proses pembuatan blocked account ini kira-kira memakan waktu 4 minggu, jadi sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari agar visa tidak terlambat).

6. Daftar asuransi Jerman
Untuk melengkapi persyaratan visa, terkadang kita harus sudah mendaftar asuransi pelajar yang ada di Jerman atau paling tidak meng-cover 3 bulan selama kita tinggal di Jerman. Untuk mendaftar asuransi pelajar Jerman bisa ke website AOK atau TK, dan untuk visa 3 bulanan, bisa ke kantor Zurich di Indonesia, atau asuransi apapun yang sudah biasa melayani perjalanan ke Eropa. Kalau kita memilih asuransi TK dan AOK, kita bisa mengisi formulir yang disediakan di website mereka dan kemudian ditandatangani, discan dan dikirim ke email TK/AOK. Kita tidak perlu membayar asuransi tersebut, biaya bisa dibayarkan nanti setelah sampai di Jerman.

7. Bikin Janji Pengurusan Visa (Visa Appointment)
Untuk membuat visa pelajar, terlebih dulu kita harus mendaftarkan janji temu dengan pihak kedutaan. Cara membuat janji silakan dicek di website kedutaan. Setelah mendapat tanggal appointment, siapkan berkas-berkas visa, jangan sampai ada yang tertinggal J

8. Visa Selesai
Yak setelah menghadiri appointment dengan kedutaan, sekitar 5-8 minggu kita akan mendapat visa pelajar untuk terbang ke Jerman! Silakan beli tiket pesawat dan proses berikutnya (yang tidak kalah panjang) menanti di Jerman!


Selamat kuliah di Jerman! 
Penasaran dengan biaya hidup di Jerman, cek di sini
Masih belum mantap untuk kuliah di Jerman, mudah-mudahan nggak galau lagi setelah baca yang satu ini

No comments: